REPUBLIKACO.ID, PADANG - Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melahap gudang pabrik karet milik PT Incasi Raya di Pampangan, Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatra Barat. Hingga Senin (23/4) siang atau 6 jam sejak api pertama kali membesar, api belum bisa dipadamkan sepenuhnya.
MEDIAPAKUAN - Bangunan rumah sekaligus gudang bahan kimia terbakar hebat di jalan Medan, Siteba, Kecamatan Nanggola, Padang, Sumatera Barat pada Sabtu, 9 Oktober 2021 kemarin malam. "Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat bahan mudah terbakar, termasuk cairan mengandung bahan kimia."ujar Kepala Bidang Operasional dan
JalurBis mana yang berhenti dekat Jalan Raya Siteba. Jalur Bis ini berhenti dekat Jalan Raya Siteba:201, 204. Keterangan lebih lanjut Pukul berapa Bis pertama ke Jalan Raya Siteba di Surau Gadang? 207 adalah Bis pertama yang menuju Jalan Raya Siteba di Surau Gadang. Berhenti di dekat sini pada 6:17 AM.
Padatahun ini, Pengabdian Masyarakat diselenggarakan pada tanggal 29 Februari - 1 Maret 2020 di Masjid Al-Hijiriah, Siteba, Padang. Rangkaian kegiatan terdiri atas penyuluhan, pengobatan massal, donor darah, dan posyandu ibu dan anak. Kami bekerja sama dengan FORMA (Forum Remaja Masjid AlHijirah) dalam penyelenggaraan acara.
TRIBUNVIDEO.COM - Kebakaran hebat terjadi di Wisma Indah IV Jalan Raya Medan, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (9/10/2021)
16kLikes, 360 Comments - INFORMASI DENPASAR dan BALI (@infodenpasar) on Instagram: “23 Juli | Terjadi kebakaran di Labuansait Padang-padang Pecatu. Info dari @berkam_slum @vendyy_”
. Padang ANTARA - Kebakaran melanda sebuah rumah yang difungsikan sebagai kantor sekaligus gudang di Jalan Medan, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Padang, Sumatera Barat Sumbar pada Sabtu 9/10 dengan cepat membesar karena di dalam gudang terdapat sejumlah barang mudah terbakar termasuk mengandung kimia seperti thinner, handsanitizer, dan lainnya."Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat bahan mudah terbakar, termasuk cairan mengandung kimia," kata Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang Basril, di Padang, Sabtu mengatakan dalam peristiwa kebakaran itu warga juga mendengar suara ledakan sekitar tiga kali, disinyalir berasal dari bahan kimia yang terbakar dalam mengungkapkan dengan kondisi serta medan yang demikian maka pihak Damkar Padang melakukan pemadaman menggunakan sistem Teepol, yakni air dicampur sabun foam khusus."Jika menggunakan air biasa maka tidak akan padam, karena api masih menyala di atas air. Sehingga digunakan Teepol," dua jam berjibaku di lokasi kejadian yang merupakan tempat usaha itu akhirnya amukan si "jago merah" bisa dipadamkan, dan tidak membakar bangunan itu mengingat lokasi kebakaran merupakan kawasan padat penduduk dengan jarak antar rumah cukup rapat."Beberapa kali kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terlalu dekat karena khawatir terkena api, bahkan petugas bekerja ekstra hati-hati," Damkar Padang menurunkan 10 armada pemadam kebakaran serta 75 personel ke lokasi dibantu oleh instansi terkait serta warga mengatakan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.*
Kobaran api dari kebakaran di Siteba. Foto Dok. Dinas Damkar Padang – Bangunan yang terbakar di Jalan Medan, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang pada Sabtu 9/10/2021 malam berasal dari gudang penyalur milik Novolindo Group. Kepala Bidang Kabid Pemadam Kebakaran Damkar Kota Padang, Basril mengatakan, bangunan tersebut berada sangat dekat dengan permukiman masyarakat. “Bahannya adalah bahan-bahan kimia, termasuk masker dan hand sanitizer, di sana juga ada thinner,” katanya, Minggu 10/10/2021. Bahkan, untuk memadamkan, api, katanya, petugas harus menggunakan busa khusus. “Jika menggunakan air, dia akan semakin besar, jadi gas cair ini bentuknya busa, agar titik api bisa ditutup dan tak menyebar,” katanya. Dalam tiga kali penyalaan, sanbungnya, terjadi tiga kali ledakan yang membahayakan, karena cepat menyebar dalam hitungan detik. “Ketika kebakaran tadi listrik sempat menyala, sempat menjala ke bagian luar, karena spritus,” ucapnya. Saat terjadi kebakaran, katanya, gudang itu masih tertutup dan ada kendaraan yang terkepung. “Kami gunakan peralatan khusus karena ada mobil terkurung di dalam sana,” ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Nanggalo, AKP Suyanto hingga berita ini ditayangkan belum memberikan respons terkait penyebab kebakaran. * Tonton video lainnya di Pos terkaitNekat Jualan Minol di Kafe Karaoke Keluarga, Pemilik Dipanggil Satpol PP Kota PadangCatat Ya! Ini Layanan Pengaduan Polres Padang Pariaman, Cek di Sini NomornyaAda Pengaspalan Jalan hingga Jam 6 Sore, Hati-hati Melintas di Jalan Lintas Padang-BukittinggiDetik-detik Mobil Kijang Innova Disenggol Bus di Sitinjau Lauik, Siapa yang Salah?Peringatan! Sungai di Padang Mulai Dangkal, Warga Tolong Hemat AirBekas Bangunan SMA 1 Padang Bakal Diadaptasi, Ternyata Ini Tujuannya
Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat bahan mudah terbakarPadang ANTARA - Kebakaran melanda sebuah rumah yang difungsikan sebagai kantor sekaligus gudang bahan kimia di Jalan Medan, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Padang, Sumatera Barat Sumbar pada Sabtu 9/10 malam. Api dengan cepat membesar karena di dalam gudang terdapat sejumlah barang mudah terbakar termasuk barang mengandung bahan kimia seperti tiner, hand sanitizer dan lainnya. "Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat bahan mudah terbakar, termasuk cairan mengandung bahan kimia," kata Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang Basril di Padang, Sabtu 9/10 malam. Baca juga Satu warga tewas dalam peristiwa kebakaran di Padang Ia mengatakan dalam peristiwa kebakaran itu warga juga mendengar suara ledakan sekitar tiga kali, disinyalir berasal dari bahan kimia yang terbakar dalam gudang. Basril mengungkapkan dengan kondisi serta medan yang demikian maka pihak Damkar Padang melakukan pemadaman menggunakan sistem teepol, yakni air dicampur sabun foam khusus. "Jika menggunakan air biasa maka tidak akan padam, karena api masih menyala di atas air sehingga digunakan teepol," jelasnya. Baca juga Kebakaran landa enam rumah di kawasan padat Kota Padang Sekitar dua jam berjibaku di lokasi kejadian yang merupakan tempat usaha itu, akhirnya amukan si "jago merah" bisa dipadamkan, dan tidak merembet ke bangunan lain. Hal itu mengingat lokasi kebakaran merupakan kawasan padat penduduk dengan jarak antarrumah yang rapat. Baca juga BPBD sebut kebakaran hutan empat daerah di Sumbar efek cuaca panas "Beberapa kali kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terlalu dekat karena khawatir terkena api, bahkan petugas bekerja ekstra hati-hati," jelasnya. Sedikitnya Damkar Padang menurunkan 10 kendaraan pemadam kebakaran serta 75 personel ke lokasi dibantu oleh instansi terkait serta warga setempat. Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Baca juga Cuaca panas picu meluasnya kebakaran lahan sawit di Agam-SumbarPewarta Laila SyafarudEditor Agus Salim COPYRIGHT © ANTARA 2021
- Berikut ini Berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang. Ada berita tentang kebakaran lima rumah di Siteba dan jadwal penerimaan PPDB tingkat SMA. Berikut lengkapnya berita populer Sumatra Barat hari ini Baca juga SPBU Simpang Jam Ria Padang Terbakar Kamis Dini Hari, Kerugian Diperkirakan Rp20 Juta 1. Lima Rumah Rusak Berat Akibat Kebakaran di Perumahan Siteba Padang, Kerugian Capai 1,2 Miliar Sebanyak lima rumah terbakar hingga sebabkan kerugian Rp 1,2 miliar di Perumahan Siteba Jalan Payakumbuh IV, Rt 04/Rw 12, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat Sumbar, Kamis 25/5/2023. Kejadian ini dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Damkar Kota Padang sekitar pukul WIB. Selanjutnya diterjunkan armada beserta dengan petugas menuju lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman. "Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar," kata Kabid Ops Damkar Kota Padang, Sutan Hendra. Sutan Hendra menjelaskan bahwa untuk lima rumah yang terbakar mengalami rusak berat. Baca juga Gegara Banyak Kendaraan Parkir Pinggir Jalan, Damkar Terkendala ke Lokasi 5 Rumah Terbakar di Padang "Tadi ada sebagian barang-barang berhasil dikeluarkan," kata Sutan Hendra. Sutan menjelaskan dalam kejadian kebakaran ini tidak ada korban jiwa. "Keterangan dari warga, kemunculan awal api belum jelas. Api tiba-tiba sudah muncul membesar," kata Sutan Hendra. Sutan Hendra menyebutkan perjalanan menuju lokasi kebakaran sempat terganggu akibat banyaknya kendaraan masyarakat yang parkir di pinggir jalan. "Hal itu membuat kendaraan membuat pergerakan kendaraan sedikit melambat," kata Sutan Hendra. Baca juga Damkar Padang Turunkan 70 Petugas Padamkan Kebakaran 5 Rumah di Perumnas Siteba Pihaknya menurunkan armada sebanyak tujuh unit mobil dengan petugas sebanyak 70 orang petugas. Ia menjelaskan, untuk penyebab kebakaran belum diketahui dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan.
- Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat, mencatat 114 kali peristiwa kebakaran terjadi di daerah tersebut sejak Januari hingga akhir Mei 2022. Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Damkar Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, pada Mei 2022 telah terjadi 27 kali kebakaran, sementara pada April ada 30 kali kejadian. Sementara pada Januari 2022 ada 15 kejadian dan 22 kejadian pada Februari serta 20 kali kejadian kebakaran pada Maret 2022. "Untuk kebakaran yang melanda rumah terjadi 43 kali sementara sembilan kali terjadi di pasar, restoran atau toko, lalu 15 kali kebakaran dengan objek alat-alat elektronik," kata dia, Selasa 31/5/2022. Baca JugaSatpol PP Gerebek Panti Pijat Plus-plus Berkedok Warung Kopi, Ini Hasilnya Ia terus mengimbau warga agar berhati-hati terhadap potensi terjadinya kebakaran dan sejumlah kasus yang ada memang sebagian besar akibat kelalaian seperti meninggalkan rumah dalam kondisi kompor gas yang masih terpasang regulator gasnya. Setelah itu ada kasus warga yang abai terhadap jaringan instalasi listrik di rumahnya yang termakan usia sehingga melunak dan rentan terbakar. "Ada juga kelalaian mematikan listrik saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong seperti pulang kampung atau lainnya. Untuk jaringan listrik seperti di plafon rumah atau peralatan elektronik yang kabelnya memiliki batas usia pemakaian dan menjadi penyebab korsleting," kata dia. Sementara untuk kebakaran lahan terjadi 24 kali di kota setempat dan ini diduga akibat cuaca panas terik dan warga yang melakukan pembakaran sampah di lokasi tersebut. "Warga yang membakar sampah tidak menunggui hingga selesai sehingga apinya menjalar ke tempat lain maka terjadi kebakaran lahan," kata dia. Baca JugaPanti Pijat Plus-plus Berkedok Warung Kopi di Padang Digerebek, 3 Perempuan Tertangkap Sedang Layani Pria Ia meminta masyarakat Kota Padang agar waspada terhadap segala hal yang dapat berpotensi menjadi penyebab kebakaran dan menyiapkan racun api di rumah, kantor, pertokoan dan lainnya untuk pertolongan pertama saat terjadi kebakaran.
PADANG - Petugas Pemadam Kebakaran Damkar Kota Padang berhasil padamkan api yang membakar sebanyak lima unit rumah di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat Sumbar, Kamis 25/5/2023. Peristiwa kebakaran ini terjadi di Perumahan Siteba Jalan Payakumbuh IV, Rt 04/Rw 12, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumbar. Pantauan terlihat api sudah dapat dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Padang. Selanjutnya, petugas Damkar Kota Padang melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada api lagi sehingga kondisi dinyatakan aman. Selain petugas Damkar, terlihat petugas Satpol PP Kota Padang, Polsek Nanggalo, dan Polresta Padang. Baca juga Lima Rumah Terbakar pada Kawasan Padat Penduduk di Siteba Padang Kabid Ops Damkar Kota Padang, Sutan Hendra, mengatakan bahwa laporan kejadian kebakaran ini diterima pukul WIB. "Kami terima laporan adanya kebakaran pada kawasan perumahan di Siteba, Kecamatan Nanggalo," kata Sutan Hendra. Selanjutnya langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan mobil pemadam kebakaran beserta dengan petugas ke lokasi kejadian. "Objek yang terbakar ada sebanyak lima unit rumah masyarakat," kata Sutan Hendra. Ia mengatakan, untuk penyebab kebakaran belum diketahui dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Azwar
kebakaran di siteba padang